Apple Vs Samsung Belum Akan Berakhir
DIBACA : 176
TeknoGue.com, Jakarta -
Menjelang tutup tahun, persaingan memperebutkan pangsa pasar telepon
seluler cerdas semakin sengit. Berbicara soal persaingan di kategori
ini, tentu tak akan lepas dari dua seteru besar, Apple dan Samsung.
Memasuki
kuartal terakhir 2011, Apple masih tetap mengandalkan ponsel cerdas
andalannya, iPhone 4S. Secara resmi, belum ada rencana dari Apple untuk
mengganti kebolehan iPhone 4S, yang menonjolkan fitur andalan Siri.
Sebaliknya,
Samsung gencar meluncurkan ponsel cerdas terbaru menjelang akhir 2011.
Ada sekitar enam ponsel cerdas baru yang dilempar ke pasar. Tujuannya,
selain memperluas pasar, untuk mengganjal iPhone 4S menjelang libur
musim dingin ini.
Dua pekan lalu, Samsung meluncurkan Galaxy Nexus dengan paket bundling Verizon. Dilihat dari fitur yang ditawarkan, Galaxy Nexus mirip iPhone
4S. Sayangnya, dengan layar 4,65 inci, Nexus kurang cocok digunakan oleh
perempuan.
Pada akhir November, Samsung memperkenalkan ponsel
cerdas Illusion. Lagi-lagi ponsel ini bersaing langsung dengan produk
Apple, iPhone 4 (8 GB). Bedanya, Samsung Illusion hanya diperkuat memori
2 GB dan dapat ditingkatkan menjadi 32 GB berkat slot kartu microSD.
Pada
awal November, Samsung juga mengeluarkan Galaxy S Skyrocket dengan
kemampuan berjalan di jaringan 4G LTE. Tak hanya itu, pada bulan yang
sama, Samsung meluncurkan Focus S dan Focus Flash. Keduanya memakai
sistem operasi Windows.
Sebulan sebelumnya, Samsung memperkenalkan ponsel cerdas Stratosphere, yang di-bundling dengan operator Verizon. Inilah ponsel cerdas pertama Samsung yang memiliki kemampuan 4G LTE dengan papan ketik QWERTY.
Gencarnya
Samsung menelurkan ponsel cerdas di pengujung tahun tak lain untuk
bersaing dengan produk Apple, seperti iPhone 3GS, iPhone 4, dan iPhone
4S. Meski begitu, setidaknya untuk tahun ini, penjualan iPhone 4S masih
tetap unggul dari Samsung.
Beberapa analis mengatakan bahwa ada
beberapa kelebihan dari produk Apple dibanding Samsung, yang mayoritas
memakai sistem operasi Android. Pertama, Apple memiliki 500 ribu
aplikasi. Android sejauh ini baru 200 ribu.
Untuk urusan streaming musik, koleksi iTunes Match sudah mencapai 25 ribu track. Sedangkan Google Music sejauh ini baru memiliki 20 ribu lagu.
Kemudahan
menjadi keunggulan iPhone. Meski Samsung Galaxy Nexus kini sudah
diperkuat dengan versi Android terbaru, Ice Cream Sandwich, fitur Siri
pada iPhone 4S membuat konsumen lebih mudah menggunakan iPhone dibanding
sebelumnya.
Terakhir adalah daya tahan baterai. Dalam sebuah uji
coba terbaru, terlihat bahwa baterai iPhone 4S bisa bertahan sehari
penuh dengan penggunaan normal. Sedangkan baterai Samsung Galaxy Nexus
hanya bertahan 4 jam dengan penggunaan 4G terus-menerus.
Perseteruan
Apple dengan Samsung menjadi sorotan berita paling hangat sepanjang
2011 ini. Keduanya berusaha menguasai pangsa pasar ponsel cerdas yang
memang terus tumbuh dari tahun ke tahun.
Meski begitu, menurut
analisis IDC, untuk perangkat bergerak, Nokia ternyata yang menguasai
pangsa pasar ponsel cerdas sepanjang 2011, unggul tipis dari Apple.
Sementara Samsung berada di posisi ketiga.
IDC memaparkan, pada
kuartal pertama hingga ketiga tahun ini, Nokia menguasai 17,79 persen
pasar ponsel cerdas. Apple di tempat kedua dengan 17,30 persen, diikuti
Samsung dengan 15,94 persen pangsa pasar.
RIM, dengan produk
BlackBerry, berada di posisi keempat dengan pangsa pasar 11,75 persen
dan HTC di posisi kelima dengan pangsa pasar sebesar 10,27 persen.
Sedangkan merek lainnya, di luar lima besar, jika digabungkan menguasai
26,95 persen pangsa pasar.
Nokia berhasil mengapalkan 16-17 juta
unit ponsel cerdas setiap kuartal. Namun pertumbuhan paling fantastis
dicatat Samsung, yang mencapai 200-300 persen pada tiga kuartal tahun
ini. Sementara Apple hanya 80 persen.
sumber : tempo.co
